AHMADIYAH : POLDA TERKECOH WARGA CIKEUSIK


Polda Merasa Terkecoh Warga Cikeusik

Kamis, 10 Februari 2011 – 20:24 wib
undefined

ilustrasi
JAKARTA – Polda Banten merasa terkecoh oleh warga Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Banten sehingga kecolongan pada aksi penyerangan massa terhadap jamaah Ahmadiyah 6 Februari 2011.

Kapolda Banten Brigjen Pol Agus Kusnadi mengatakan, polisi sebelumnya telah mendapatkan informasi terkait akan adanya aksi massa melalui SMS.

“Saya dapat dari sms memang akan ada pengusiran kepada salah satu warga Ahmadiyah di kecamatan Cikeusik,” kata Agus  di Pandeglang, Kamis (10/2/2011).

Namun, menurutnya, Polisi dalam hal ini Kapolres Pandeglang telah mengambil langkah antisipasi. “Tanggal 4 Februari telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membahas SMS tersebut dan tanggal 5 Februari Kapolres telah mengevakuasi keluarga Suparman di mana Suparman selaku pimpinan jamaah Ahmadiyah Cikeusik dibawa ke Mapolres,” kata Agus.

Menurutnya, masyarakat memang meminta supaya Suparman saja yang diamankan. “Jadi Kapolres bertanya ke masyarakat kalau Suparman diungsikan apa yang akan dilakukan? Ternyata masyarakat mengatakan takkan melakukan apa-apa. Dan ternyata itu salah,” kata Agus.

Selain itu, Agus mengatakan sejauh ini pengembangan yang dilakukan, polisi sudah memeriksa 25 saksi. Dua orang sudah dijadikan tersangka, dan ditahan. Sedangkan tiga orang lainnya masih dalam pemeriksaan, dan belum dilakukan penahanan, karena belum cukup dasar hukum penahanan dan masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi lain.

Untuk kelompok pita biru, Agus mengatakan masih mendalaminya. “Pita biru itu dari kelompok penyerang, dan masih dalam penyelidikan,” kata Agus.(Iskandar Nasution/RCTI/ugo)

 

Tentang MOH KUSNARTO

Pendidikan S-1 sejarah UNESA SMA Negeri 1 Sampang SMP Negeri 1 Sampang SD Negeri Gunung Sekar 1 Sampang TK Brawijaya (804) Lahir : Sampang, 08-12-1976 Unit Tugas : SMA Negeri Torjun Jabatan : Guru Sosiologi Alamat : Perum Permata Selong Blok E/28 Sampang
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.