AHMADIYAH : KAMI TETAP ISLAM, ITU HARGA MATI


Penyerangan Ahmadiyah Cikeusik

Ahmadiyah : Kami Tetap Islam, Itu Harga Mati

Jum’at, 11 Februari 2011 – 02:18 wib
Nurul Arifin – Okezone
undefined

Ilustrasi. Anggota Jamaah Ahmadiyah Yogyakarta beraktivitas di kantor perwakilan mereka dikawasan Kotabaru, Yogyakarta. (Foto: Koran SI)
SURABAYA – Keinginan agar Ahmadiyah menjadi agama atau aliran kepercayaan baru bakal menemui jalan buntu. Jamaah Ahmadiyah tetap bersikeras menjadi bagian dari Islam.

Ketua Majelis Jamaah Ahmadiyah Surabaya, Sibthe Ahmad Hasan, wacana di atas ibarat lagu lama yang sengaja diputar kembali pihak-pihak yang tidak senang atas keberadaan Ahmadiyah.

“Wacana itu lagu lama, Ahmadiyah tetap konsisten bahwa kami orang Islam, itu harga mati,” tegas Hasan ketika dihubungi okezone, Kamis (10/2/2011).

Ahmadiyah tetap bersikeras tidak akan berubah menjadi agama baru maupun aliran kepercayaan. Karena beragama dan berkeyakinan adalah hak masing-masing individu. “Siapapun tidak punya hak mengubah agama kami, yaitu Islam,” tandasnya lagi.

Terhadap banyaknya hujatan terhadap Ahmadiyah, Hasan menanggapi dengan diplomatis. Menurutnya, sudah jelas dan gamblang bahwa Islam adalah agama yang damai, toleran, dan tidak ada saling hujat menghujat. Umat Islam harus bertindak arif dan dalam menyampaikan kebenaran Islam.

“Jadi kalau ada orang mengaku muslim tapi amal dan perbuatannya tidak cocok dengan ajaran agamanya, tidak usah dikomentari, orang sudah tahu dengan sendirinya,” ujarnya.(ful)

 

Tentang MOH KUSNARTO

Pendidikan S-1 sejarah UNESA SMA Negeri 1 Sampang SMP Negeri 1 Sampang SD Negeri Gunung Sekar 1 Sampang TK Brawijaya (804) Lahir : Sampang, 08-12-1976 Unit Tugas : SMA Negeri Torjun Jabatan : Guru Sosiologi Alamat : Perum Permata Selong Blok E/28 Sampang
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.